Tampilkan postingan dengan label 11. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 11. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Oktober 2013

Saya sedang berusaha merangsang supaya pendapatan dari Amazon lebih tinggi lagi. Kemarin sudah ke BNI untuk mencairkan cek pertama dari Amazon. Lumayan, bisa untuk nambah beli susunya Raphael, xexe… Sayangnya, harus nunggu kurang lebih satu bulan sebelum cek dari Amazon itu bisa dicairkan. Andai bisa pakai Western Union saja seperti bayaran dari Adsense, pasti lebih henak, kepotong $35 lagi, peh!
Woke, 10 jebakan maut untuk meningkatkan pendapatan Amazon ini aslinya dari postingan di forum adsense id. Tapi lupa link-nya, saya copy-paste pake notepad sih, jadi lupa. Mohon maaf sebelumnya.
Inilah 11 trik jitu menambah dollar dari Amazon Affiliate:
  1. Tiga paragraf saja. Cukup posting 3 paragraf aja dengan menulis ulang deskripsi produk, tapi usahakan dalam bahasa sendiri. Kecuali technical detail, sisanya harus ditulis dalam bahasa inggris yg unik dan bisa dimengerti si bule.
  2. Pilih new release. Pantengin terus produk2 yg baru keluar. Tulis dari awal sampe akhir. Karena cuma tiga paragraf, jadi bisa cepet kelar. Pasti dari sekian banyak produk, satu-dua bakal ada yang laris dalam setahun ke depan.
  3. Pilih best seller. Best seller amazon ini diupdate tiap jam. Jadi berubah-ubah. Pakai feeling saja, tulis mana aja yg lbh gampang dibikin. Biasanya kalo best seller banyak review dari pembeli yg udah menjajal produknya. Jadi bahan tulisan lbh banyak.
  4. Jebakan keyword dijudul. Cari keyword pake google insight. Gunakan amerika-12 bln terakhir. Produk baru biasanya blm ada jejaknya. Akali dengan cari keyword dari produk serupa tapi model/tipe yang lebih lama.
  5. Jebakan di tag. Masukkan semua hasil research keyword ke tag, baik yg penelusuran teratas maupun lonjakan. Lumayan buat nambah index. Kalau produk baru, ganti type produk dari dari model lama (poin 4).
  6. Jebakan review. Terkadang dijudul bisa ditambahkan kata review supaya lebih merangsang. Kasus ini kalo di halaman amazon, produk itu emang udah ada review dari pengguna. jadi tinggal tulis di posting kita: klik di sini untuk membaca review... (langsung ke hal amazon)
  7. Jebakan kalimat pertama. ane sering langsung nulis "klik di sini untuk membaca review produk x... (langsung ke hal amazon)" di paragraf pertama. ini kayaknya tips yg maknyuss. kalo cuma tiga paragraf, orang jg tau pasti bukan review sungguhan.
  8. Jebakan image. image di kasih nama keyword produk, terus ikut diupload di postingan. satu di atas (sebelum paragraf pertama) satu lagi di tengah postingan. nah, yg paling penting jangan lupa pasang link affiliate ini di image. jangan lupa, orang biasanya suka terangsang utk klik kalo liat gambar yg menarik.
  9. Jebakan robot. dari beberapa posting ternyata jejak2 robot dulu banyak juga yg mendatangkan visitor lumayan (cek di STT jelas banget mana posting yg populer). kalo ada yg begini, biasanya ane update dengan psotingan baru lengkap dengan lisnk ke amazon.
  10. Jebakan link. ini kayaknya standar, selain click review, biasanya jebakan dipasang dengan kata2: buy from amazon, more details, see full specs, dst.
  11. Lebih cepat lebih baik. Ini sebenarnya jurus maut yg paling penting bin pokok. makin cepet jebakan diklik, dan visitor masuk amazon, pasti akan lbh merangsang earning. terserah mereka mau beli apa di sana, sepanjang mereka belanja dalam waktu 24 jam (sejak klik link di blog kita) toh fee tetap akan kita dapet.
Dan berdoalah semoga pendapatan Amazon Affiliate anda tambah mantab…

Sabtu, 26 Oktober 2013


ASUS Taichi convertible notebook / tablet dengan display ganda

Dua layar dalam satu tablet? Ya Anda bisa. Produk ASUS terbaru seri Taichi menampilkan kemasan pada kedua bagian depan dan belakang, membiarkan Anda menggunakan perangkat dalam berbagai konfigurasi. Dalam modus notebook, Anda dapat menggunakan Taichi dengan keyboard QWERTY backlit dan trackpad. Namun, setelah Anda menutup tutup, Anda bisa menggunakan stylus. Taichi menggunakan Intel Ivy Bridge prosesor Core i7, 4 GB RAM, penyimpanan SSD, dual-band 802.11n WiFi, FHD / Super IPS + display dan, tentu saja, kamera ganda. Meskipun duo layar, baik konfigurasi 11,6-inci dan 13,3-inch dilaporkan sebagai perangkat tipis dan ringan sebagai garis Zenbook . Kedua varian akan menawarkan 1920 x 1080 piksel di setiap sisi, dan display dapat digunakan secara terpisah, sehingga Anda bahkan dapat berbagi perangkat dengan teman - dengan konten yang sama sekali berbeda pada LCD masing-masing.

Pada acara peluncuran ASUS di Computex, perangkat yang terlihat adalah jelas merupakan prototipe awal, itu berfungsi seperti yang dijelaskan dan tampak cukup dipoles, jadi ini tentu bukan hanya sebuah konsep pada saat ini. Panel sentuh yang sangat responsif, dan cukup terang, bahkan pada pengaturan terendah mereka. LCD belakang memiliki backlight terlihat di sekitar bagian atas dan bawah, yang kita tentu tidak mengharapkan untuk melihat pada sampel produksi. Meskipun desain tipis, tidak ada kekurangan pilihan konektivitas - sisi kiri perangkat (dalam mode tablet, setidaknya) ada tombol power, lock toggle, mini VGA, USB 3.0 port dan power ports, sementara panel berlawanan mencakup headphone jack, USB 3.0 port kedua, mikro DVI, volume up / down switch dan tombol kunci rotasi.

Sayangnya, tidak ada info harga dan ketersediaan untuk saat ini. Kita tunggu saja info selanjutnya dari ASUS........

via engadget

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!